Balairung Hotel Mahkota Singkawang menjadi saksi momen bersejarah pada Senin, 11 Agustus 2025, ketika Walikota Singkawang, Ibu Tjhai Chui Mie, S.E., M.H., secara resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus Majelis Seni Budaya Multi Etnis Kota Singkawang. Acara yang penuh makna ini menegaskan komitmen pemerintah kota dalam menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan kekayaan budaya lintas etnis yang menjadi identitas Kota Singkawang. Pelantikan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Singkawang, Bapak Hanafi, serta jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan komunitas seni. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian nilai-nilai budaya dan kerukunan antar etnis di tengah keberagaman yang dimiliki Kota Singkawang.

Dalam sambutannya, Walikota Singkawang menyampaikan bahwa majelis ini diharapkan menjadi wadah kreatif yang mampu mengharmonikan berbagai unsur seni dan budaya, sekaligus menjadi penggerak kegiatan yang mempererat persatuan. Dengan pengurus yang baru dilantik, diharapkan muncul terobosan-terobosan kreatif dalam pelestarian budaya, baik melalui pertunjukan seni, festival, maupun kegiatan edukasi lintas generasi. Suasana acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, seolah menjadi cerminan dari keberagaman etnis yang hidup berdampingan di Kota Singkawang. Momentum ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga langkah strategis untuk memastikan warisan budaya tetap hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan bersama. Pelantikan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antar tamu undangan, yang semakin memperkuat rasa persaudaraan di tengah keberagaman.

Momen ini menjadi awal yang baik bagi Pengurus Majelis Seni Budaya Multi Etnis Kota Singkawang untuk melangkah dengan semangat baru, mewujudkan harmoni dalam keberagaman. Semoga kepengurusan baru ini menjadi penggerak utama pelestarian seni dan budaya di Kota Singkawang. Dengan semangat kolaborasi, keberagaman yang ada diharapkan semakin memperkaya identitas kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three + 13 =